Assalamualaikum wr wb,
OBAT SEMBELIT
Banyak jenis nya penyakit yang menyerang sistem pencernaan ini dimulai dari diare, muntahber dan sembelit.
(Baca juga : mengenai penyakit muntahber)
Saya di sini akan membahas salah satu dari penyakit pencernaan tersebut. Yaitu penyakit sembelit.
Sembelit bisa menyerang siapa saja baik anak-anak bahkan lanjut usia.
Sembelit bisa menyerang siapa saja baik anak-anak bahkan lanjut usia.
Sembelit atau sering disebut juga Konstipasi yaitu kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia atau mungkin juga pada hewan bisa mengalami. Sembelit ini teejadi karena pengerasan tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. Konstipasi yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi. Dan obstipasi yang cukup parah dapat menyebabkan kanker usus yang berakibat fatal bagi penderitanya.
Sembelit (konstipasi) adalah suatu kondisi dimana buang air besar menjadi lebih jarang dari biasanya karena tinja atau feses selain keras juga kering. Seseorang dikatakan menderita sembelit (konstipasi) apabila tidak buang air besar (defekasi) selama 3 hari berturut-turut atau kurang dari 3 kali dalam seminggu, bagi orang dewasa. Sedangkan pada anak-anak disebut konstipasi apabila tidak buang air besar selama 5 hari atau lebih.
Penyakit sembelit umumnya lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki, terutama pada wanita hamil sering kali dijumpai terkena masalah sembelit. Selain itu usia juga mempengaruhi, terutama wanita dengan usia lanjut juga lebih rentan terkena sembelit.
Penyakit sembelit umumnya lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki, terutama pada wanita hamil sering kali dijumpai terkena masalah sembelit. Selain itu usia juga mempengaruhi, terutama wanita dengan usia lanjut juga lebih rentan terkena sembelit.
Gejala yang di timbulkan ketika sembelit :
a). Jarang buang air besar, atau kurang dari sekali sehari
b). Sulit buang air besar
c). Kram otot perut
d). Perut terasa bera
e). Lidah berlendir
f). Sakit kepala
g). Kehilangan nafsu makan
h). Sakit pada paha atau betis
i). Hipertensi atau tekanan darah tinggi
j). Mual
b). Sulit buang air besar
c). Kram otot perut
d). Perut terasa bera
e). Lidah berlendir
f). Sakit kepala
g). Kehilangan nafsu makan
h). Sakit pada paha atau betis
i). Hipertensi atau tekanan darah tinggi
j). Mual
Selain yang di atas berikut ini juga gejala yang akan di timbulkan :
a). Perut terasa begah seperti kekenyangan, penuh dan terasa kaku.
b). Tubuh merasa lesu, cepat lelah dan terasa berat hingga menimbulkan rasa malas untuk mengerjakan sesuatu.
c). Jantung sering berdebar-debar yang dapat memunculkan emosi yang dapat mengakibatkan sakit kepala atau demam.
d). Timbul rasa mulas dan sakit pada bagian perut yang terkdang pada sebagian orang dapat menyebabkan sesak napas dan keringat yang bercucuran.
e). Warna feses yang menjadi gelap, lebih keras dan lebih panas dari biasanya.
f). Feses yang dikeluarkan lebih sedikit dari biasanya.Ketika feses hendak dikeluarkan, terkadang sampai harus mengeluarkan keringat dingin, terkadang juga harus sampai mengejan atau negeden hingga menekan perut agar feses lebih cepat keluar. Namun cara ini dapat mengakibatkan terjadinya ambeien atau wasir.
g). Terdengar suara dalam perut seperti “kriuk-kriuk”.
h). Terkadang anus terasa penuh, seperti ada penekanan hingga menimbulkan rasa sakit pada perut yang dapat mengakibatkan terjadinya gejala penyakit wasir atau ambeien.
i). Sering buang angin atau kentut yang menimbulkan bau gas tidak enak dari biasanya.
j). Waktu buang air besar yang semakin sering terjadi mungkin biasanya hanya 1 kali dalam sehari, namun karena adanya gejala sembelit membuat sering buang air besar menjadi 3 kali sehari.
Penyebab terjadinya sembelit ini adalah antara lain :
a). Kehamilan
hampir semua wanita hamil mengalami sembelit selama kehamilan, terutama pada periode awal kehamilan. Konstipasi dapat dialami ibu hamil karena selama kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang efeknya dapat mengendurkan otot sehingga menyulitkan otot usus untuk berkontraksi. Sebagai akibatnya, ibu hamil kesulitan untuk buang air besar.
b). Menunda Buang Air Besar
Banyak di jumpai orang yang malas ke toilet untuk buang air besar, entah karena alasan takut, malu, tidak memiliki privasi untuk menggunakan toilet, atau berbagai alasan apa. Namun, menunda-nunda untuk buang air besar ketika ada desakan untuk melakukannya, justru berisiko mengundang konstipasi. Dengan kata lain, bersegeralah dalam menjawab panggilan tersebut.
c). Pengaruh Obat-obatan
Mengkonsumsi obat-obatan juga bisa menimbulkan efek samping berupa susah buang air besar. Obat-obatan tersebut bisa meliputi suplemen kalsium, suplemen zat besi, obat antiepilepsi, antidepresan, antipsikotik, obat-obatan diuretik, serta obat pereda nyeri yang bisa kemungkinan bersifat candu, seperti kodein dan morfin. Selain itu, obat untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti alumunium antasida.
d). Memiliki Keadaan Tertentu
Untuk hal ini pertanda adanya kondisi medis tertentu, seperti diabetes, sindrom iritasi usus besar, hiperkalsemia atau kelebihan kalsium dalam darah,kelenjar tiroid yang kurang aktif, multiple sclerosis, penyakit parkinson, fisura anal, penyakit peradangan usus, kanker usus besar atau dubur, atau cedera saraf tulang belakang.
e). Gaya hidup tidak sehat.
Penyebab paling umum, yang biasanya merupakan kombinasi dari kurangnya asupan cairan, kurangnya serat dalam makanan, kurangnya gerakan yang merangsang BAB.Sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome). Penderita sindrom ini berganti-ganti mengalami sembelit dan diare.
( Baca juga : penyakit diare )
f). Ketidakseimbangan elektrolit:
g). Defisiensi kalium (hipokalemia) dan kelebihan kalsium (hiperkalsemia).
h). Penyumbatan oleh penyakit: divertikulitis, polip usus , fisura dan abses anus, ambeien/wasir , penyakit Crohn, kanker kolorektal.
( Baca juga : mengenai penyakit ambien )
i). Penyumbatan oleh gangguan saraf, misalnya diabetes, Parkinson , multiple sclerosis.
j). Gangguan hormonal : misalnya tiroid kurang aktif (hipotiroidisme).
Cara pengobatan untuk penyakit sembelit ini. Banyak macam nya di mulai dari pengobatan medis, menggunakan bahan-bahan kimia, bahkan pengobatan tradisional.
Saya di sini akan membagi cara pengobatan secara tradisional. Yaitu pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami dari alam. Untuk lebih tahu apa saja bahan-bahan dan cara pembuatannya, langsung saja yuk kita simak uraian di bawah ini !!!
Saya di sini akan membagi cara pengobatan secara tradisional. Yaitu pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami dari alam. Untuk lebih tahu apa saja bahan-bahan dan cara pembuatannya, langsung saja yuk kita simak uraian di bawah ini !!!
Ramuan Sembelit
# Cara pertama
Bahan-bahan :
¤ garam dapur secukupnya
¤ 2 sendok makan air masak
¤ 2 batang wortel
¤ 2 sendok makan air masak
¤ 2 batang wortel
Cara pembuatannya :
1》. Kupaslah kulit wortel tersebut hingga bersih
2》. Cucilah wortel yang telah di kupas dengan air mengalir hingga bersih
3》. Selanjutnya, parutlah dua batang wortel tersebut sampai halus. Lalu, berilah dua sendok makan air masak pada parutan wortel
4》. Kemudian, peraslah parutan wortel tersebut hingga menyisakan air nya saja. Lalu bubuhilah garam dapur secukupnya. Dan aduklah hingga tercampur rata
Penggunaannya :
Minumlah ramuan tersebut dua kali dalam sehari. Yaitu pagi dan sore hari
Minumlah ramuan tersebut dua kali dalam sehari. Yaitu pagi dan sore hari
# Cara kedua
Bahan-bahan :
3 buah nanas yang besar
Cara pembuatannya :
1》. Kupaslah kulit nanas tersebut hingga bersih
2》. Lalu, cucilah tiga buah nanas yang sudah di kupas tersebut pada air mengalir hingga bersih
3》. Kemudian, parutlah nanas tersebut sampai lembut dan halus
4》. Setelah itu, peraslah parutan nanas tersebut hingga menyisakan air nya saja.
Penggunaannya :
Minumlah air perasan nanas tersebut dua kali dalam sehari. Masing-masing setiap kali meminum 1/2 gelas
Minumlah air perasan nanas tersebut dua kali dalam sehari. Masing-masing setiap kali meminum 1/2 gelas
Banyak cara pengobatan... Namun, cara pengobatan alami jauh lebih aman dan tidak akan menimbulkan efek samping. Selamat mencoba :)

Show Parser Hide Parser